"Pembelajaran Informatika "Kontekstual Dampak informasi dalam pendidikan"
Kontekstual Dampak Informasi dalam Pendidikan
Profesor termuda
KELOMPOK 9
KELAS 9I
Nama : Okta Desi/30
Cita-cita : Teknik sipil
Pendapat : SUBORNO ISSAC BARI adalah prosesnya termuda didunia pastinya banyak orang yang kagum dengannya tidak melewatkan kesempatan hal itu dapat saya gunakan untuk mendapatkan motivasi untuk meraih cita-cita saya sebagai profesor di bidang teknik sipil.
Tentunya tidak hanya saya yang menjadikan hal luar biasa ini sebagai motivasi, banyak juga orang lain yang sama halnya dengan saya, terutama para pelajar, mereka akan sangat bersemangat dan menjadikan hal ini sebagai acuan untuk sukses dan meraih cita-cita.
Alasan : karena teknik sipil dapat membantu pembangunan negara yang pastinya akan berjasa bagi negara dan peluang untuk masuk di perusahaan akan sangat besar.
Nama : Raditan Nabil/32
Cita-cita : Programmer
Pendapat : Menurut saya, Professor termuda dapat menginspirasi para anak anak bangsa dalam berprestasi, sang professor termuda pun menginspirasi baik para Mahasiswa, maupun siswa sekolahan untuk kembali melanjutkan pendidikan dan mendapat gelar setinggi-tingginya.
Misalnya saya yang langsung terinspirasi untuk mendapatkan gelar S. Kom, agar dapat bekerja di bidang IT, misalnya saja menjadi programmer.
Akan tetapi, saysa khawatir, mungkin saja ada setelah mendengar kisah ini, beberapa orang tua yang akan memaksakan anaknya untuk belajar yang diluar kemampuannya anaknya, misalnya saja Orang tua yang memaksakan anaknya untuk masuk di fakultas yang bukan pilihan anaknya.
Alasan : Alasan saya memilih pekerjaan Programmer adalah dikarenakan saya ingin mengenal
teknologi lebih jauh, mempelajari bahasa pemrograman serta memajukan teknologi dalam negeri, sehingga mengharumkan nama Negara dengan cara membuat software yang saya harap akan go international. Saya juga berharap, anak anak dalam negeri yang lain juga dapat mengharumkan nama Bangsa dengan cara membuat software sendiri yang saya harap kelak akan Go International, misalnya saja kita bisa memiliki search engine sendiri, maupun website yang kelak akan terkenal.
Saya juga berharap KOMINFO akan mendanai para ahli-ahli IT dalam negri untuk membuat sesuatu yang akan dapat memgharumkan Indonesia.
Nama : Rainer El Haq/33
Cita-cita : Pengacara
Pendapat : Menurut saya, professor termuda ini menginspirasi banyak anak anak. Professor termuda menginspirasi banyak siswa maupun mahasiswa untuk belajar lebih giat lagi.
Alasan : memilih untuk jadi pengacara adalah umtuk membantu sesama yang terkena kasus hukum tanpa pandang latar belakang.
Pengacara wajib membantu masyarakat dari kelas bawah yang tersandung kasus hukum secara percuma tanpa biaya sesuai peraturan.
Nama : Safa Alzena/34
Cita-cita : Professor hukum
Pendapat : Suborno Issac Bari ialah profesor termuda di dunia. Pada umurnya ke-7 tahun ia sudah mendapat gelar profesor. Pola pikir yang memadai membantu dia dalam menyelesaikan banyak perihal ilmiah, semisal mengenai ilmu alam, matematika dan sebagainya.
Seorang dengan kepribadian yang berwibawa, percaya diri, dan rasa ingin tahu yang tinggi membuat ia menjadi pribadi yang digemari di beberapa perusahaan. Dengan banyaknya pencapaian yang di raih olehnya membuat saya termotivasi.
Alasan : Karena saya rasa profesi ini cukup erat kaitannya dengan pribadi saya dan membantu dalam pembangunann hukum negara secara adil dan bertanggung jawab disetiap keputusan.
Komentar
Posting Komentar